Galeri Gurun Meran Tawarkan Motif Tenun Ikat Sikka


Galeri Gurun Meran Tawarkan Motif Tenun Ikat Sikka
Pemilik Art Shop Galeri Gurun Meran, Ben Marianus. Foto : Istimewa

MAUMERE – Di tengah berkecamuknya kehidupan karena merebaknya virus COVID-19, membuat setiap orang hidup dalam ketidakpastian sehingga harus berjuang untuk mempertahankan hidup.

Kita pun dipaksa agar harus memiliki kemampuan untuk berinovasi dengan menciptakan ide bisnis yang sesuai dengan kondisi saat ini. Tidak hanya sekedar bisnis tapi peluang yang ditawarkannya pun selalu dipertimbangkan.

Seperti halnya yang dialami Ben Marianus, salah satu pelaku pariwisata di Kabupaten Sikka ini mencoba untuk berinovasi dan membuka usaha Art Shop Ikat Tenun Maumere. Peluang usaha ini diyakini bisa diperhitungkan di pasar baik lokal maupun Nasional.

"Saya membuka usaha art shop karena saya yakin ini merupakan peluang usaha yang paling tepat disaat situasi seperti ini, tidak hanya menjawabi kebutuhan orang lain tapi mampu memenuhi kebutuhan kita juga," ungkap Ben Marianus ketika dihubungi florespedia, Sabtu (25/9).

Pria yang pernah menjadi menager hotel Kelimutu Echo Lodge ini menyadari keberadaan pandemi COVID-19 tidak hanya sekedar membawa petaka bagi kehidupan manusia namun disisi lain corona juga membuat orang sadar untuk berusaha, bagaimana caranya untuk bangkit dari keterpurukan

"Corona ini mempunyai hikmah tersendiri, dia mengajarkan kepada kita agar kita tidak bergantung pada satu pekerjaan saja tetapi kita harus berani hadapi dan berusaha dengan segala cara untuk bisa penuhi kebutuhan hidup," ujarnya.

Ben Marianus sudah membuktikan dengan membuka Galeri Ikat Tenun Maumere Flores dengan Brand " Gurun Meran" yang beralamat di Jalan Adi Sucipto Kelurahan Waioti , Kecamatan Alok Timur dengan menawarkan warna dan berbagai motif yang merupakan filosofi kehidupan masyarakat Kabupaten Sikka yang menjadi ciri khas tersendiri bagi brand ini.

Dijelaskannya, proses pemasaran dengan menggunakan strategi digital, delivery dan drive thru ( Strategy 3D). Strategi ini dinilainya sangat efektif dalam meningkatkan penjualan produk UMKM secara efisien.

Ia mengatakan, Galeri Gurun Meran mempunyai ciri khas tersendiri jadi ia yakin akan bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

"Motif yang paling dominan itu dala mawarani, naga lalang, manu walu, welak dengan motif-motif binatang seperti kuda dan burung, itu yang menjadi ciri khas utama di Gurun Meran jadi soal rejeki masing-masing orang sudah diatur," ujar Marianus sapaan akrabnya.

Ia juga menegaskan, jika kita ingin maju, jangan pernah takut untuk bersaing, tetap komitmen dengan apa yang kita lakukan dan berusaha untuk membuka jaringan dengan orang lain baik melalui Facebook, Instagram dan nomor kontak pribadi.

Bagi yang mau cari tahu lebih soal harga silakan kontak ke 0813-5399-9311.

Kontributor : Athy Meaq



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *