Misteri Mandeknya Pengungkapan Kasus Pembunuhan dalam Alphard di Subang


Misteri Mandeknya Pengungkapan Kasus Pembunuhan dalam Alphard di Subang
Lokasi depan rumah Tuti dan Amalia, korban pembunuhan dalam Alphard di Subang. Foto: Dok. Istimewa

Pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), yang jasadnya ditemukan dalam bagasi mobil jenis Toyota Alphard di Cagak, Subang, hingga kini belum menemui titik terang.

Padahal polisi sudah memeriksa CCTV di sekitar, memeriksa sejumlah saksi, pencarian HP Amalia yang sempat hilang sudah menemukan titik terang, hingga telah melakukan tes kebohongan terhadap suami dan istri muda.

Seperti apa perkembangan kasus ini?

Penyelidikan kasus telah berlangsung selama sebulan lebih sejak kasus ini terjadi pada Minggu (18/8) lalu. Bahkan, Bareskrim Polri turun tangan untuk menangani kasus ini. Apa kendala kepolisian mengusut kasus ini?

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan kasus tersebut cukup kompleks mengingat tak ada saksi dalam kasus itu.

"Masalah, ya, ini kompleks terutama adalah tak ada saksi, enggak ada melihat kejadian," kata Rusdi di Mabes Polri, Kamis (23/9).

Misteri Mandeknya Pengungkapan Kasus Pembunuhan dalam Alphard di Subang (1)
Rumah Tuti-Amalia di Subang. Foto: Dok. Istimewa

Rusdi mengatakan untuk menetapkan tersangka, polisi sangat berhati-hati dan mengutamakan kelengkapan alat bukti. Sementara terkait tes kebohongan yang dijalani sejumlah saksi, Rusdi belum mau menjelaskan lebih dalam.

Sementara terkait tes kebohongan, suami korban, Yosep, telah menjalaninya pada 17 September lalu. Sementara istri mudanya, Mimin, dites pada 18 September.

Tes kebohongan awalnya digelar di Polres Subang. Namun belakangan tidak jadi, dan keduanya akhirnya dites di sebuah tempat yang dirahasiakan.

Tes kebohongan dilakukan tim dari Bareskrim Mabes Polri. Dalam tes itu, mereka diminta menjawab sejumlah pertanyaan dan kembali menegaskan tak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Yosep pun disebut belum mengetahui hasil dari tes kebohongan tersebut.

"Keterangan mereka ke sana, baik Pak Yosep dan Bu Mimin, mereka tidak pernah menyuruh melakukan," kata pengacara Yosep, Rohman Hidayat.

Misteri Mandeknya Pengungkapan Kasus Pembunuhan dalam Alphard di Subang (2)
Polisi turunkan anjing pelacak olah TKP pembunuhan Tuti-Amalia di Subang. Foto: Dok. Istimewa

Penyelidikan kasus ini kemudian berkembang ketika keberadaan HP Amalia yang hilang saat kejadian sempat menemui titik terang. Diharapkan dalam waktu dekat polisi dapat menemukan HP Amalia dan menjadi petunjuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap Amalia dan ibunya.

"Masih dalam pencarian, ini sudah mendekati titik terang dan kita mohon doanya saja, ya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago di Mapolda Jabar.

Erdi menambahkan polisi telah menemukan barang bukti baru terkait kasus pembunuhan tersebut. Akan tetapi, dia belum menyebut barang bukti yang dimaksud karena masih didalami pihaknya.

"Tentunya ada (barang bukti baru) tapi masih didalami," ucap dia.

Sebelumnya, Erdi mengungkapkan pihaknya sempat memeriksa HP dan nomor telepon dari provider telekomunikasi milik korban dan keluarga. HP milik Tuti pun sudah diperiksa.

Analisis pemeriksaan HP keluarga dan Tuti itu terkait beberapa hal. Meski demikian, Erdi tak menyebutkannya secara spesifik.

Misteri Mandeknya Pengungkapan Kasus Pembunuhan dalam Alphard di Subang (3)
Lokasi depan rumah Tuti dan Amalia, korban pembunuhan dalam Alphard di Subang. Foto: Dok. Istimewa

"Ya, semuanya sedang dianalisa dari HP yang diminta oleh penyidik. Ada beberapa orang," ungkapnya.

Erdi juga menyebut hasil analisa tidak dapat diinformasikan ke publik dan hanya menjadi konsumsi polisi untuk kepentingan penyidikan.

"Itu masalah hilang atau tidaknya [HP korban] saya belum monitor, tapi hasil-hasil tersebut menjadi konsumsi penyidik, kita tidak bisa menyampaikan kepada umum hasil-hasilnya, tapi penyidik masih mendalami, menganalisa hasil-hasil yang didapat," katanya.

Terkait pemeriksaan saksi, polisi telah memeriksa sejumlah anggota keluarga korban mulai dari suami Tuti, Yosep; Mimin yang adalah istri muda Yosep; dan Yoris, anak pertama Tuti. Polisi juga memeriksa kakak Tuti yaitu Lilis Sulastri; Yeti; dan Ida.

Dir Ditkrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol K Yani Sudarto, tidak menjelaskan apa saja yang diperiksa polisi di TKP. Tak hanya itu, polisi juga masih memeriksa barang bukti temuan di lokasi kejadian.

"Tujuannya untuk barang bukti yang tentunya sangat berkaitan, doakan ya supaya cepat terungkap," katanya.

Hal lain yang dilakukan polisi adalah memeriksa CCTV di sekitar rumah korban. Meski demikian, polisi tak mengungkapkan berapa CCTV yang diperiksa. CCTV tersebut dipasang di titik mana saja juga tidak diungkapkan.

Dengan perkembangan penyelidikan kasus hingga saat ini, akankah pelaku pembunuhan Tuti dan anaknya dapat diungkap?



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *