Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui


Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui
Ilustrasi susu formula. Foto: Freepik

Kemarin, ada salah seorang teman Mama yang mempertanyakan apa saja sih tanda bayi tidak cocok susu formula?

Namun sebelum kita membahas hal itu, penting untuk diketahui terlebih dahulu Ma bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Jadi, sebisa mungkin, utamakanlah dulu pemberian ASI.

Alasan Diutamakannya Pemberian ASI pada Bayi

Pentingnya peran ASI sebagai makanan terbaik bagi anak kita enggak terlepas dari beragam manfaat penting di dalamnya, bahkan juga berlaku buat sang ibu. Apa saja itu?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ASI adalah nutrisi terbaik dan paling lengkap yang dibutuhkan bayi untuk perkembangan otak dan pertumbuhannya.

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (1)
Ilustrasi ibu memberikan ASI pada bayinya. Foto: Freepik

Kandungan nutrisinya yang unik menyebabkan ASI memiliki keunggulan yang enggak dapat ditiru oleh susu formula apa pun, Ma. Begitu juga kandungan jenis asam lemak yang terdapat di ASI.

Asam lemak itu mempengaruhi perkembangan otak yang menyebabkan kemampuan melihat dan fungsi kognitif bayi berkembang lebih awal.

Healthline juga menjelaskan bahwa ASI mengandung antibodi penting yang membantu bayi melawan virus dan bakteri yang mengancam kesehatannya.

Sementara bagi ibu, menyusui bisa membakar banyak kalori, sehingga membuat Mama-Mama bisa membakar lemak. Menyusui pun memberi para mama perlindungan jangka panjang melawan kanker dan beberapa penyakit. Total waktu yang dihabiskan seorang wanita untuk menyusui dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (2)
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Freepik

Nah, dari seluruh manfaat penting ASI itulah Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menganjurkan pemberian ASI secara eksklusif pada 6 bulan pertama kehidupan bayi, lalu terus dilanjutkan selama 2 tahun atau lebih disertai makanan pendamping (MPASI) yang bergizi.

Alasan Medis ASI Tidak Bisa Diberikan

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (3)
Ilustrasi ibu memberikan bayi susu formula karena alasan medis. Foto: Freepik

Walaupun punya banyak manfaat, ada beberapa kondisi medis yang membuat ibu atau bayi tidak bisa memberikan atau mendapat ASI. Berikut penjelasannya, seperti yang Mama rangkum dari IDAI!

1. Bayi Terserang Penyakit Tertentu

Karena beberapa kelainan metabolik atau genetik, tubuh bayi enggak mempunyai enzim tertentu untuk mencerna salah satu komponen dalam ASI sehingga mereka enggak boleh menyusu ASI.

Sebagai gantinya, bayi tersebut memerlukan formula khusus yang disesuaikan dengan kebutuhannya dan memerlukan penanganan dari dokter anak, ahli penyakit endokrin, metabolik, dan gizi.

Ini dia beberapa penyakit itu.

  • Galaktosemia: penyakit ini disebabkan enggak adanya enzim galactose – l -phosphate uridyltransferase yang diperlukan untuk mencerna galaktosa, hasil penguraian laktosa. Sementara itu, ASI mengandung laktosa tinggi sehingga bayi enggak bisa diberikan ASI.

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (4)
Ilustrasi susu formula dalam botol. Foto: Freepik
  • Maple Syrup Urine Disease: pada penyakit ini tubuh bayi kita enggak bisa mencerna protein leusin, isoleusin, dan valine, Ma. Jika kondisinya seperti itu, bayi enggak boleh mendapat ASI atau susu bayi biasa. Mereka memerlukan formula khusus tanpa leusin, isoleusin, dan valine.

  • Fenilketonuria: penyakit ini disebabkan oleh faktor genetik sehingga bayi enggak bisa mencerna asam amino fenilanin.

2. Kondisi Ibu

ASI enggak bisa pula diberikan bila ibu mengalami kondisi medis sebagai berikut.

  • Menderita HIV.

  • Menderita HTLV (Human T-lymphotropic Virus) tipe 1 dan 2.

  • Ibu penderita CMV (citomegalovirus) yang melahirkan bayi prematur.

Selain itu, ada pula situasi lain yang dihadapi ibu sehingga susu formula bisa dipertimbangkan.

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (5)
Ilustrasi bayi minum susu formula. Foto: Freepik
  • Laktogenesis terganggu, misalnya ada sisa plasenta (hormon prolaktin terhambat), sindrom Sheehan (perdarahan pascamelahirkan hebat dengan komplikasi nekrosis hipothalamus)

  • Insufisiensi kelenjar mammae primer: dicurigai bila payudara tidak membesar tiap menstruasi atau ketika hamil dan produksi ASI memang minimal.

  • Pascaoperasi payudara yang merusak kelenjar atau saluran ASI.

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula

Bila ada alasan medis seperti di atas yang kamu dan bayi alami sehingga pemberian susu formula menjadi jalan keluarnya. Namun, beberapa bayi berisiko tidak cocok dengan suatu jenis susu formula.

Ketidakcocokan tersebut bisa disebabkan oleh alergi susu formula jenis susu sapi atau yang mengandung protein sapi hingga intoleransi laktosa. Berikut tanda-tandanya:

Tanda Bayi Tidak Cocok Susu Formula yang Penting Diketahui (6)
Bayi muntah saat diberi susu formula. Foto: Freepik
  • Mengalami gejala gangguan saluran pencernaan, seperti muntah, kram perut, kolik, atau diare.

  • Sering buang air besar dengan tinja yang encer berbau asam.

  • Kulit di sekitar anus memerah.

  • Perut agak kembung dengan terdengar bunyi kerocok dari dalam perutnya.

  • Diare dapat disertai darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus atau rektum.

  • Mengalami gejala ruam pada kulit atau bahkan bengkak pada beberapa bagian tubuh, seperti mata, dan telinga.

  • Mengalami gangguan di saluran napas, seperti pilek atau napas grok-grok.

Bila ada gejala yang muncul pada bayi, segera bawa mereka ke dokter untuk penanganan yang terbaik ya, Ma. Ingat, pemberian susu formula tidak boleh sembarangan, jadi konsultasikan dulu dengan dokter, ya.

Apa saja kondisi medis yang membuat ibu tidak bisa memberikan ASI?

Menderita HIV, menderita HTLV (Human T-lymphotropic Virus) tipe 1 dan 2, dan Ibu penderita CMV (citomegalovirus) yang melahirkan bayi prematur.

Mengapa pemberian ASI lebih disarankan daripada susu formula?

ASI mengandung asal lemak hingga antibodi yang tidak dapat ditemukan dalam susu formula yang dapat mendukung perumbuhan anak. Maka dari itu, pemberiannya sangat disarankan.

Apa saja kondisi medis yang membuat bayi tidak dapat diberi ASI?

Terdapat beberapa kondisi medis yang membuat bayi tidak dapat diberi ASI seperti galaktosemia, Maple Syrup Urine Disease, dan Fenilketonuria.

(TMA)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *