Selama PON XX Papua, Buah Matoa dan Durian Laris Manis


MATA INDONESIA, JAYAPURAPON XX Papua membawa rezeki untuk pedagang lokal. Buah asli Papua, matoa, dan durian laris manis dibeli atlet luar daerah.

Buah matoa dan durian yang dijual selama pelaksanaan PON XX laris manis di borong pembeli. Buah-buah tersebut paling banyak diburu dan dibeli oleh kontingen dari luar Papua.

Salah satu pedagang yang kebanjiran rezeki adalah Mama Dominggas Kromsiam. Beliau berjualan matoa dan durian di arena GOR Papua.

“Ada juga pembeli dari masyarakat kita disini yang kebanyakan sudah jadi langganan saya, tapi kalau yang paling banyak datang untuk beli buah akhir-akhir ini dari atlet dari luar Papua,” katanya.

Harga buah matoa yang dijual Mama Kromsiam berkisar dari 50 ribu Rupiah per kilo. Sedangkan 1 buah durian dengan ukuran besar dijual dengan harga 100 ribu Rupiah dan 50 ribu Rupiah untuk ukuran sedang. Terkadang, ada bonus juga yang diberikan jika membeli lebih dari 150 ribu Rupiah.

“Yah kalau mereka beli dalam jumlah banyak mama biasa kasih bonus, kalau matoa biasanya mama tambah biar banyak, kalau durian mama tambah bonus satu buah durian yang kecil,” ujarnya.

Buah matoa dan durian yang dijual Mama Kromsiam adalah hasil dari kebun miliknya di Distrik Depapre. Hasil jualannya itu digunakan untuk membiayai sekolah dari anak-anaknya sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dia bersyukur dengan adanya perhelatan PON XX di Papua menjadi sumber rezeki bagi pedagang buah seperti dirinya. Salah satu anggota UMKM Kabupaten Jayapura itu mengaku tidak hanya berjualan di venue-venue PON XX tetapi menyasar tempat-tempat keramaian seperti di Abepura dan pantai Base-G, Kota Jayapura.

“Jadi pedagang juga harus pintar-pintar, jangan mau kalah sama yang lain. PON ini kesempatan bagus kalau kita tidak pintar nanti ketinggalan,” ungkapnya.

Baca berita Selama PON XX Papua, Buah Matoa dan Durian Laris Manis selengkapnya di Minews ID.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *