Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Elkan Baggott Minta Maaf


MATA INDONESIA, JAKARTAElkan Baggott mengirimkan surat resmi ke PSSI terkait alasan di balik penolakannya mengikuti pemusatan latihan. Covid-19 jadi alasan pemain Ipswich Town itu.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengaku sudah beberapa kali memanggil Baggott untuk mengikuti pemusatan latihan. Tapi, pemain asal Inggris itu nggak memberikan respons.

“Elkan Baggott itu sudah dihubungi beberapa kali tetapi tampaknya tidak ingin membela timnas kita. Kita sayangkan itu,” kata Iriawan.

“Dulu waktu mau masuk timnas U-19 Indonesia ngejar-ngejar kita tapi sekarang ditawari timnas yang ada mereka tidak respons. Bahkan biometrik KTP kami fasilitasi waktu itu tapi dia tidak datang,” ujarnya.

Baggott merupakan pemain yang sempat ikut pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021. Tapi, ajang itu diundur ke tahun 2023 dan usianya saat itu sudah melebihi batas.

Balggott akhirnya memberikan klarifikasi atas berita yang beredar. Dia meminta maaf nggak bisa hadir sebelumnya karena Covid-19. Tapi, kini dia sudah siap dipanggil kembali.

Pemain keturunan Inggris ini mengirimkan surat pada Sabtu 23 Oktober. Dalam surat tersebut intinya karena pandemi covid-19 yang masih meningkat di Dubai, ia mendapat saran oleh pemerintah Inggris dan klub Ipswich Town sangat berisiko bila tetap berangkat ke Dubai waktu itu.

“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf karena nggak bisa hadir pemusatan latihan di Dubai. Alasannya adalah, saat itu pemerintah Inggris dan klub saya menyarankan saya tidak datang karena situsi Covid di Dubai sangat buruk,” bunyi surat Baggott, di laman resmi PSSI.

“Jika saya tetap pergi, risikonya cukup besar. Syukur saat ini situasi Covid di Inggris dan Indonesia jauh lebih baik karena sudah banyak yang vaksin. Sekarang saya siap memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia. Semoga Anda bisa memahami alasan saya.”

Baca berita Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Elkan Baggott Minta Maaf selengkapnya di Minews ID.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *